Beranda Film Review Film: Parasite, Pemenang Film Terbaik Oscar 2020

Review Film: Parasite, Pemenang Film Terbaik Oscar 2020

Film Parasite yang rilis pada 21 Juni 2019 tahun, kembali naik daun.
Parasite menjadi film Asia pertama yang menang Film Terbaik ajang Oscar. film garapan sutradara Bong Joon-ho ini berhasil mencatat sejarah di dunia perfilman.
Sebelum melenggang ke ajang penghargaan film tertinggi di dunia ini, Parasite sendiri telah mencatat sejumlah prestasi yang menunjukkan kebolehannya sebagai salah satu karya terbaik.
Ketika mendapat penghargaan tertinggi di Festival Film Cannes Palme d’Or, Film Berbahasa Asing Terbaik di Golden Globes 2020, Outstanding Performance by a Cast in a Motion Picture di SAG Award, hingga mendapat dua piala di BAFTA Award.
Dan kini, empat piala Oscar, termasuk Sutradara Terbaik, Film Internasional Terbaik, Naskah Asli Terbaik, dan Film Terbaik juga diboyong Parasite.

Dengan film Parasite, Bong menunjukkan keahliannya dalam mengemas cerita, membangun karakter dan suasana, hingga membuat penonton terpana dan takjub. Di dalam film parasite, ia juga membawa pesan kuat lewat premis yang cukup sederhana.
Kegeniusan Bong terlihat saat mencoba memotret kehidupan orang-orang dengan keadaan berbeda untuk hidup di satu ruang yang sama.
Bukan hanya itu, ia juga menggambarkan upaya sekelompok manusia bertahan hidup di dunia sampai terpaksa masuk sebagai parasit dalam hubungan dengan manusia lain.
Associate Professor Studi Film Universitas Chapman, Nam Lee, pernah mengatakan bahwa Parasite menjadi wadah bagi Bong Joon-ho untuk menggambarkan ketidakadilan dan kesulitan dari perspektif pihak yang lemah.
Cerita Parasite berfokus pada satu keluarga,yang beranggotakan empat orang pengangguran dengan masa depan suram.

Dan di suatu hari, Ki-woo, anak laki-laki tertua di keluarga itu direkomendasikan oleh
temannya yang seorang mahasiswa dari universitas bergengsi untuk menjadi
guru les dengan bayaran mahal.

Tawaran itu lantas membuka harapan bagi Ki-woo dan keluarga untuk mengantongi penghasilan tetap. Dengan penuh restu serta harapan besar dari keluarga, Ki-woo–berbekal dokumen mahasiswa palsu menuju ke rumah keluarga Park untuk wawancara.

Setibanya di rumah pemilik perusahaan IT global tersebut, Ki-woo bertemu dengan Yeon-kyo, nyonya muda di rumah itu. Setelah pertemuan itu, serangkaian kejadian dimulai.

Hampir separuh film, Bong membawa penonton lebih dulu larut dan akrab dengan tiap karakter. Penonton juga diajak menikmati humor penuh satire disajikan dengan sangat mulus, lewat karakter, gambar-gambar kontradiktif tapi simpel, serta dialog.
Contoh sederhananya saat Yeon-kyo ingin melangsungkan pesta ulang tahun mendadak untuk anak bungsunya, Da-song. Saat Ki-taek yang kini sudah ‘berhasil’ menjadi sopir mengantar dan membantunya berbelanja persiapan pesta, Yeon-kyo mensyukuri cuaca dan langit cerah berkat hujan semalam suntuk.

Di sudut kota lain, hujan yang disyukuri itu telah merendam rumah Ki-taek, hingga ia dan ratusan warga laindiharuskan untuk mengungsi di sebuah stadion olahraga.

Keluarga Park memang kaya, tapi tak serta merta mereka menjadi jahat karenanya mungkin naif dan tak peduli.

Sebaliknya, meski telah menipu, keluarga Ki-taek digambarkan sangat manusiawi. Mereka kompak, ceria di tengah kemelaratan, dan saling cinta.

Begitu penonton kian terbawa akan alur cerita yang terasa sederhana, Joon-ho tiba-tiba mengirimkan “serangan” bertubi-tubi.

Laju cerita kian intens, mencekam juga menimbulkan pertanyaan-pertanyaan akan nasib tiap karakter dan laju cerita, seperti dibawa bermain roller coaster.

Tak heran jika Bong mendapat apresiasi berkat caranya mengemas dan mengeksekusi cerita dengan menarik, bahkan meninggalkan decak kagum.

Bukan hanya dari kekuatan cerita, tapi Joon-ho dan tim produksi pun menyeimbangkan karya ini dengan sinematografi serta musik scoring yang luar biasa.

Apresiasi juga patut diberikan kepada Hong Kyun-pyo selaku Director of Photography beserta Jung Jae-il, Choi Tae-young dan Kang Hye-young selaku tim pengarah musik dan penata efek.

Kehebatan film Parasite ini juga tak lepas dari aksi para pemain yang membuat terkesima. Tanpa itu, mungkin film Parasite tak bisa sehidup seperti di dunia nyata.

(END)

ardhifm
Mencoba menyibukan diri dengan banyak hal. Menjadi penulis karena hobi membaca dan suka menonton. Pecinta movie, sangat suka makan dan tidur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Lirik Lagu ITZY – LOCO

Loco Michindaneun mari ihae gandalkkaI'm gettin' loco, locoOh gosh, igeon dalkomhan dok gataI'm gettin' loco, locoChulgu eomneun bang aneSabangi...

Lirik Lagu Coldplay X BTS – My Universe

You (you), you are (you are) my universeAnd I (and I) just want (just want) to put you firstAnd you (you), you...

Windows 11 Bisa Dijalankan di PC Lawas Tanpa Dukungan Resmi Microsoft

MEDIAPOIN - Menjelang perilisan yang sudah semakin dekat, Windows 11 telah menjadi bahan perbincangan hangat yang tidak kunjung usai. Berbagai macam rumor...

Timnas Putri Indonesia Menang 1-0 Atas Singapura

MEDIAPOIN - Tim nasional putri Indonesia sangat bersyukur atas kemenangan mereka 1-0 melawan Singapura pada putaran pertama kualifikasi Piala Asia Putri 2022...

Recent Comments